SEJARAH PELAKSANAAN PENDIDIKAN KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT “SUMBER WARAS”

Sekolah Djuru Kesehatan (SDK) tahun 1964 – 1965

Pendidikan Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Sumber Waras dimulai pada tahun 1965, yaitu 2 tahun setelah dibukanya Rumah Sakit Sumber Waras, mengingat kebutuhan pelayanan keperawatan di Rumah Sakit Sumber Waras sangat mendesak, sedangkan fasilitas untuk membuka Sekolah Pengatur Rawat (SPR) belum memenuhi persyaratan, maka dimulai dengan membuka Sekolah Djuru Kesehatan (SDK) dengan menerima siswa lulusan Sekolah Dasar (SD), lamanya pendidikan 1 (satu) tahun mencakup teori dan praktek, Sekolah Djuru Kesehatan ini berlangsung hanya untuk satu angkatan saja.

Sekolah Pengatur Rawat (SPR) tahun 1966 – 1979

Sesuai dengan perkembangan Rumah Sakit Sumber Waras, maka pendidikan tenaga kesehatan yang semula hanya Sekolah Djuru Kesehatan, ditingkatkan menjadi Sekolah Pengatur Rawat (SPR) yang dimulai tahun 1966 dengan menerima siswa Lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) lama pendidikan 3 (tiga) tahun, ditambah masa percobaan selama 4 (empat) bulan. Sekolah Pengatur Rawat (SPR) ini berjalan sampai tahun 1979 dengan menghasilkan lulusan XIV angkatan.
Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) tahun 1980 – 1998

Sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI No. 245/MenKes/SK/VI/1979, tanggal 27 Juni 1979, seluruh Sekolah Pengatur Rawat (SPR) di Indonesia dikonversikan menjadi Sekolah Perawat Kesehatan (SPK).  Sekolah Pengatur Rawat (SPR) Sumber Waras dikonversikan menjadi Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) pada tanggal 23  Agustus 1980 dengan SK Menteri Kesehatan/Diklat/Kes/1980, Sekolah Perawat Kesehatan Sumber Waras menerima siswa lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP), lama Pendidikan 3 (tiga) tahun dan berlangsung sampai tahun 1998 dengan jumlah lulusan XVIII angkatan.

Akademi Keperawatan (AKPER) 1998 – sekarang

Perkembangan dan pertumbuhan masyarakat dewasa ini serta kecenderungan dimasa yang akan datang membutuhkan pelayanan kesehatan yang bermutu dan kompleks. Untuk itu perlu disiapkan tenaga-tenaga keperawatan yang memiliki wawasan nasional, sikap etis serta kemampuan profesional sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sehubungan untuk memenuhi hal tersebut, maka mulai tahun 1998, Sekolah Perawat Kesehatan Sumber Waras dengan SK Menkes RI No. HK. 00.06.1.3.02134, tanggal 18 Mei 1998 di Konversi menjadi Akademi Keperawatan Sumber Waras .

Akademi Keperawatan diresmikan pada tanggal 23 Agustus 1998 oleh Kepala Bidang Tenaga Kesehatan Kantor Wilayah Departemen Kesehatan Provinsi DKI Jakarta yaitu Dr. Wandaningsih Parmono, MPH, mewakili Bapak Kepala Kantor Wilayah Departemen Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, beserta Direktur Rumah Sakit Sumber Waras Dr. Arend Karel Ponggawa, Sp.BP, Wakil Direktur Bidang Penunjang Medik Dr. Nurdin Zein, Kepala Instalasi Pendidikan Keperawatan/Akademi Keperawatan Sumber Waras Ida Farida Yahya, SKM, serta dihadiri oleh seluruh Kepala Bagian, Kepala Instalasi, Kepala SMF, Kepala Ruangan serta Karyawan Rumah Sakit Sumber Waras.

Dengan demikian mulai tahun ajaran 1998, tidak lagi menyelenggarakan Pendidikan SPK akan tetapi melaksanakan Penyelenggaraan Tingkat Akademik dengan menerima mahasiswa lulusan Sekolah Menengah Umum/Atas (SMU/SMA), lama Pendidikan 3 (tiga) tahun dan saat ini sudah berjalan 16 (enam belas) angkatan dan sudah meluluskan 13 angkatan untuk Program Reguler dengan jumlah lulusan 593 orang serta 3 (tiga) angkatan kelas Program Khusus (Karyawan) angkatan III (terakhir) untuk saat ini sudah meluluskan 24 orang dengan SK Badan PPSDM Kes. Kemenkes RI. No. HK. 07/III/I/00431/2011, tentang Penunjukan Akademi Keperawatan Sumber Waras untuk Menyelenggarakan Program Khusus D III Kep. bagi tenaga Lulusan SPK/SPR yang bekerja di Rumah Sakit Sumber Waras Provinsi DKI Jakarta.